Rabu, 08 Januari 2014
Angka Lakalantas NTT Menurun
Pernyataan ini disampaikan Kabid Humas Polda NTT AKBP Okto B
Riwu kepada Media, Senin (19/8). Menurutnya, sesuai hasil evaluasi Polda NTT dalam
Operasi Ketupat tahun 2013, menunjukkan perubahan sangat signifikan dari angka
kematian, luka berat, dan luka ringan.
“Hasil evaluasi operasi menunjukan angka penurunan lakalantas
dari tahun sebelumnya. Sebab dari hasil laporan evaluasi angka kematian pada
operasi ketupat tahun 2013 sangat menunjukan angka perubahan,” kata Okto.
Okto mengatakan, penurunan angka operasi katupat tahun 2013,
menandakan bahwa kesadaran masyarakat NTT terhadap berlalulintas cukup sadar.
Turun naik angka lakalantas di semua jajaran tergantung kesadaran masyarakat,
baik pengguna kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat .
Dikatakan Okto, selama Operasi Ketupat atau operasi pengamanan
lebaran tahun ini, terjadi lebih dari 30 orang angka kematian kecelakaan
lalulintas di seluruh wilayah Polres. Kasus itu dihitung mulai tujuh hari
sebelum lebaran hingga tiga hari pasca lebaran. Angka seperti ini,
kedepan jika masyarakat lebih sadar dengan berlalulintas, maka akan menurun.
Sebab masyarakat sudah sadar akan berlalulintas, katanya.
Terpisah Dirlantas Polda NTT Kombes Pol Tegu Dwiwarsono
mengatakan, angka lalaka lantas dalam Operasi Ketupat tahun 2013, cukup
menunjukkan perubahan. Angka hasil anev laka lantas Operasi Ketupat Turangga
2013 terdiri dari Tilang 575 kasus, Non tilang 1.170 kasus, Laka lantas 47
kasus, meninggal dunia 22 orang, luka berat 23 orang, luka ringan 25 orang dan
rugi material sebesar Rp 184.450.000.(aje)
Langganan:
Komentar
(
Atom
)