Kamis, 19 Februari 2015

Toleransi Umat Beragama Menjadi Tanggung Jawab Bersama



Toleransi Umat Beragama bagi umat muslim sudah menjadi tanggung jawab bersama dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Prinsip dasar toleransi bukan saja menghormati antara umat beragama tetapi saling menghormati kepada sesama umat adalah bagian dari toleransi, ungkap Ustat H. Indra Hasan dalam Tablik Akbar bersama tokoh agama, para Santri dan ketua OKP Islam berlangsung di Masjid Raya Nuru Sya’ada Kupang Kamis (19/2/2015) usai Ba’adah Isa.
Hadir dalam tablik Akbar tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Timur, Drs. H. Abdul Kadir Makarim, Ketua Pimpinan Wilayah Nahdaltul Ulama (NU) Nusa Tenggara Timur Drs. Jama Ahmad, MM, Ketua DPRD NTT H. Anwar Pua Geno, Danrem 161 Wirasakti Kupang, Ketua PW Ansor NTT, Abdul Muis, serta para Imam Masjid se-Kota Kupang.  
Menurut Indra, dalam islam sudah mengajarka kita toleransi, baik kepada pemeluk agama lain maupun kepada sesama kita. Landasan tersebut sudah menjadi pegangan masing-masing umat islam, tergantung bagaimana menjalani seperti apa.
Ketua MUI NTT Drs. H. Abdul Kadir Makarim, berkeinginan umat islam di NTT khususnya kota kupang agar lebih aktif dalam bersalawatan setiap malam juga sehingga tetap menjaga tali silaturahmi diantara kita. Kalau kita sering bersalawatan maupun kegiatan tablik akbar insyallah amal jariah kita dapat diterima Allah SWT.
Kedepan saya berharap, kita lebih maju lagi dalam kegiatan-kegiatan seperti ini, katanya.
Danrem 161 Wirasakti Kupang Brigjen TNI Achmad Yuliarto, apresiasi berbagai kegiatan keagamaan yang sering dilakukan.  “Saya apresiasi setiap kali tamu mubalik dari luar selalu ada agenda tablik akbar,” katanya.
Apalagi tamu tablik akbar adalah putra daerah NTT H. Indra Hasan berasal dari Kabupaten Ende yang berdomisili di Jakarta. Kegiatan seperti ini sangat positif bagi umat muslim di kota Kupang, katanya.
(Ajhar Jowe)