Toleransi Umat Beragama bagi umat muslim sudah menjadi
tanggung jawab bersama dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Prinsip dasar toleransi
bukan saja menghormati antara umat beragama tetapi saling menghormati kepada
sesama umat adalah bagian dari toleransi, ungkap Ustat H. Indra Hasan dalam
Tablik Akbar bersama tokoh agama, para Santri dan ketua OKP Islam berlangsung
di Masjid Raya Nuru Sya’ada Kupang Kamis (19/2/2015) usai Ba’adah Isa.
Hadir dalam tablik Akbar tersebut, Ketua Majelis Ulama
Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Timur, Drs. H. Abdul Kadir Makarim, Ketua Pimpinan
Wilayah Nahdaltul Ulama (NU) Nusa Tenggara Timur Drs. Jama Ahmad, MM, Ketua
DPRD NTT H. Anwar Pua Geno, Danrem 161 Wirasakti Kupang, Ketua PW Ansor NTT,
Abdul Muis, serta para Imam Masjid se-Kota Kupang.
Menurut Indra, dalam islam sudah mengajarka kita toleransi,
baik kepada pemeluk agama lain maupun kepada sesama kita. Landasan tersebut
sudah menjadi pegangan masing-masing umat islam, tergantung bagaimana menjalani
seperti apa.
Ketua MUI NTT Drs. H. Abdul Kadir Makarim, berkeinginan umat
islam di NTT khususnya kota kupang agar lebih aktif dalam bersalawatan setiap
malam juga sehingga tetap menjaga tali silaturahmi diantara kita. Kalau kita
sering bersalawatan maupun kegiatan tablik akbar insyallah amal jariah kita
dapat diterima Allah SWT.
Kedepan saya berharap, kita lebih maju lagi dalam
kegiatan-kegiatan seperti ini, katanya.
Danrem 161 Wirasakti Kupang Brigjen TNI Achmad Yuliarto,
apresiasi berbagai kegiatan keagamaan yang sering dilakukan. “Saya apresiasi setiap kali tamu mubalik dari
luar selalu ada agenda tablik akbar,” katanya.
Apalagi tamu tablik akbar adalah putra daerah NTT H. Indra
Hasan berasal dari Kabupaten Ende yang berdomisili di Jakarta. Kegiatan seperti
ini sangat positif bagi umat muslim di kota Kupang, katanya.
(Ajhar Jowe)
