Selasa, 16 Juli 2013

13 Imigran Iran tanpa Pengawalan di Hotel Le-Detadu

SEBANYAK 13 orang imigran asal Iran menginap di Hotel Le-Detadu Jalan Matahari Nomor 60 Penfui Kupang. Ketiga belas imigran itu masuk hotel tanpa ada pengawalan dari pihak kepolisian maupun imigrasi kelas I A Kupang.
Jumat (12/7) di sekitar komplek LP Anak, rumah makan, dan kios-kios yang berderetan tidak jauh dari hotel, beberapa orang imigran duduk sambil bercerita. Mereka berada di situ tanpa ada pengawalan dari pihak imigrasi maupun pihak kepolisian dari Polda NTT atau Polres Kupang Kota.
Salah satu tukan ojek yang mangkal di samping hotel, yang tidak mau disebut namanya mengatakan, benar mereka masuk sejak kemarin malam diantar oleh supir taxi bandara ke hotel. Saya tidak pernah lihat satu orang polisi pun dan pihak dari Imigrasi Kupang. Sepertinya kedatangan mereka tidak diketahui oleh polisi, atau polisi sengaja tidak mau kawal.
Pihak hotel Le-Detadu, ketika dikonfirmasi mengatakan, mereka terima tamu warga negara Iran sejak tadi malam sekitar pukul 23.00 Wita, diantar oleh supir taxi Bandara El Tari Kupang. Pihak hotel telah mengecek kelengkapan mereka, apakah memiliki visa atau tidak. Ternyata mereka memiliki kelengkapan dokumen.
Kemungkinan mereka masuk sekitar jam itu, soalnya saat saya menerima mereka dalam keadaan ngantuk, ujar resepsionis Hotel Le-Detadu Kupang Emilian Hina.
Dia mengatakan, biasanya mereka datang degnan pengawalan, namun anehnya saat mereka datang tanpa ada pengawalan dari petugas imigrasi atau pihak kepolisian.

Dia merincikan, imigran tersebut terdiri dari delapan orang laki-laki dewasa, dua orang ibu-ibu, dan tiga orang anak balita. (aje)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar