Info KUPANG – Sekitar Ratusan Orang kota
Kupang mendatangi Gedung DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur
(NTT) mengatasnamakan Forum Masyarakat
NTT (FMN) menyatakan sikap tetap mendukung Setya Novanto tetap menjabata ketua
DPRI.
Massa menggelar aksi damai dan membagi-bagikan
bunga kepada sejumlah pengguna jalan di Kota Kupang sebagai bentuk simpatik
kepada Novanto sebagai anggota DPRD dapil pemilihan NTT II.
Kepala Sub Bagian Humas DPRD NTT, Semuel Pakereng
menerima kedatangan massa dari Forum Masyrakat NTT di halaman gedung DPRD
Provinsi. Kepada masa Pakereng mengatakan,”hari ini semua anggota DPRD tidak
ada di tempat dan sedang melaksanakan kunjungan kerja ke setiap kabupaten/kota,
katanya.
Hapris Kolimon, Kooordinator Forum pendukung
Setya Novanto, dengan sikap tegas mengatakan bahwa,” kami menolak segala bentuk
aliansi yang mengatasnamakan rakyat NTT maupun konstituen Setya Novanto yang
telah menyebarluaskan seruan untuk meminta Setya Novanto mundur dari jabatannya
sebagai ketua DPR RI.
Dalam kesempatan itu, Kolimon meminta Setya
Novanto untuk menempuh upaya hukum terhadap sejumlah pihak yang secara nyata
telah merusak kredibilitas dan nama baik Setya Novanto, ungkapnya kepada
perwakilan Sekretariat DPRD Prov NTT.
“Sebagai masyarakat yang menikmati karya dan pelayanan
Setya Novanto, baik sebagai pribadi, kelompok maupun masyarakat TT secara keseluruhan turut menyampaikan
terima kasih yang sebesarnya dan terus mendoakan agar bapak Setya Novanto
diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapai ujian ini,”kata Kolimon.
Adrianus Ndu Ufi, dalam orasinya di depan Gedung DPRD NTT mengatakan
Forum Koalisi Masyarakat NTT pendukung
Setya Novanto dan mendukung sepenuhnya sikap Presiden Jokowi untuk tidak
perpanjang kontrak karya PT Freeport Indonesia, apabila tidak terlebih dahulu
memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah
Dikatakan Adrianus, sungguh sangat kecewa dengan ketiadaan anggota dewan yang menerima kehadiran masyarakat yang datang hendak memberikan aspirasi mereka. ”Seharusnya ada anggota DPRD yang stand by di kantor, agar bisa melayani masyarakat yang datang mengadu seperti ini,”pungkasnya. (aje)
Dikatakan Adrianus, sungguh sangat kecewa dengan ketiadaan anggota dewan yang menerima kehadiran masyarakat yang datang hendak memberikan aspirasi mereka. ”Seharusnya ada anggota DPRD yang stand by di kantor, agar bisa melayani masyarakat yang datang mengadu seperti ini,”pungkasnya. (aje)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar