Jenasah Edgar Palembangan (22)
Mahasiswa semester V Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira)
Kupang rencana akan diterbangkan ke kampung halamannya di Sulawesi Utara pada Kamis
(17/9).
Informasi melalui Kepala
Instalasi Pemulasaran Jenasah Rumah Sakit Umum WZ Johannes Kupang Okto Boimau mengatakan, petugas kamar mayat tengah
melakukan pemulasan jenasah. “Setelah itu jenasah akan dikirim ke kempung
halamannya, di Provinsi Sulawesi Utara” kata kepada wartawan.
Sebelumnya, jenasah warga
penghuni kos asal Manado itu, dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang
untuk kepentingan otopsi, namun ditolak keluarga. Keluarga menolak Otopsi
karena menerima kematian korban.
Salah satu teman korban Benedikto,
mengatakan beberapa hari terakhir korban tidak perkomunikasi. Dia, Edgar sering
menyendiri dan jarang berbicara. Selama beberapa hari ini sering di kamar kosnya, dan “Belakangan ini di kampus ia sering duduk di pojok ruangan dan jarang berbicara sesama teman,”
katanya.
Kasat Reskrim Kabupaten Kupang,
AKP Ramadanto, mengatakan dugaan sementara Edgar tewas karena gantung diri di
kamar kosnya di RT 7 RW 2 Kelurahan Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah,
Kabupaten Kupang pada Selasa (16/9) sekitar pukul 11:00 wita. Polisi masih menyelidiki penyebab
kematian karena korban diduga bunuh diri didalam kamar. Ada berbagai pesan
dalam coretan buku pribadinya yang ditemukan polisi saat dilakukan olah TKP.
Diduga korban ganttung diri karena persoalan keluarga, kita masih menyelidiki
lebih lanjut melalui berbagai keterangan dari keluarga.Korban ditemukan tewas
gantung diri didalam kamar, ditemukan tali nilon, dan beberapa bekas lilitan
tali dileher korban, kata Ramadanto. (aje).
Tidak ada komentar :
Posting Komentar