Sabtu, 13 September 2014

Pelaku Pencuri Uang Dari Jaringan palembang

KAPOLRES Kupang Kota AKBP Tito Basuki Priyatno mengatakan, dua orang pelaku pencurian uang dalam mobil dengan modus memecahkan kaca mobil yaitu Muhammad Zini dan Sony, adalah kelompok pencuri profesional berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Keduanya diduga bagian dari jaringan pencurian Palembang yang belum ditangkap Polda Sumatera Selatan.
“Saya menduga mereka sudah lama beroperasi di Kupang, karena sudah mengetahui jalur-jalur di Kota Kupang. Selama berada di Kota Kupang mereka tinggal di hotel. Mereka ini sudah menjadi target operasi polisi sebagai akibat dari maraknya kasus pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil,” ujar Kapolres Tito, kepada VN, Kamis (11/9).
Menurut Kapolres Tito, sesuai hasil pengembangan penyelidikan, kedua pelaku itu sudah lama beroperasi di Kota Kupang. Buktinya, sudah banyak korban kasus kehilangan uang di dalam mobil maupun bagasi motor.  “Setelah kita melakukan sketsa wajah, ternyata keduanya adalah jaringan pencurian uang dalam mobil dari Palembang, Medan, Lampung, dan Jambi. Walaupun sesuai hasil pengakuan pelaku berasal  dari Jakarta,” ujarnya.
Kapolres Tito menyatakan, kedua pelaku sedang diperiksa intensif oleh penyidik, untuk mengetahui dengan pasti apakah jaringan mereka masih ada di sini atau tidak. “Jaringan ini sudah lama menjadi target polisi. Cuma beberapa kali pelaku sering menghilangkan jejak, tetapi polisi tetap melakukan pengembanganpenyelidikan dari berbagai kasus yang terjadi.
Saat ini kita sedang telusuri dengan data yang kita kumpulkan, lalu sinkronkan dengan data pelaku pencurian di Palembang,” tegasnya. Dikatakan Kapolres Tito, alat yang digunakan pelaku sudah masuk kategori canggih karena saat beraksi, pelaku hanya menekan menggunakan cincin di bagian kaca, tidak lama kemudian pecah.  Sebelumnya diberitakan Buser Polres Kupang Kota berhasil menangkap satu orang pelaku pencurian uang dalam mobil dan bagasi motor yang sering meresahkan warga Kota Kupang.
Pelaku yang ditangkap adalah Muhamad Zini, sementara temannya Sony berhasil melarikan diri. “Saat ini polisi terus memburu Sony yang kabur saat penangkapan di Beer and Barrel Kupang, Rabu (10/9),” ujar Wakapolres Kupang Kota Kompole Julian Perdana. (aje)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar