KAPOLRES Kupang Kota AKBP Tito Basuki Priyatno mengatakan, dua orang
pelaku pencurian uang dalam mobil dengan modus memecahkan kaca mobil yaitu
Muhammad Zini dan Sony, adalah kelompok pencuri profesional berasal dari
Palembang, Sumatera Selatan. Keduanya diduga bagian dari jaringan pencurian
Palembang yang belum ditangkap Polda Sumatera Selatan.
“Saya menduga mereka sudah lama beroperasi di Kupang, karena
sudah mengetahui jalur-jalur di Kota Kupang. Selama berada di Kota Kupang
mereka tinggal di hotel. Mereka ini sudah menjadi target operasi polisi sebagai
akibat dari maraknya kasus pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil,” ujar
Kapolres Tito, kepada VN, Kamis (11/9).
Menurut Kapolres Tito, sesuai hasil pengembangan
penyelidikan, kedua pelaku itu sudah lama beroperasi di Kota Kupang. Buktinya,
sudah banyak korban kasus kehilangan uang di dalam mobil maupun bagasi
motor. “Setelah kita melakukan sketsa wajah, ternyata keduanya adalah
jaringan pencurian uang dalam mobil dari Palembang, Medan, Lampung, dan Jambi.
Walaupun sesuai hasil pengakuan pelaku berasal dari Jakarta,” ujarnya.
Kapolres Tito menyatakan, kedua pelaku sedang diperiksa
intensif oleh penyidik, untuk mengetahui dengan pasti apakah jaringan mereka
masih ada di sini atau tidak. “Jaringan ini sudah lama menjadi target polisi.
Cuma beberapa kali pelaku sering menghilangkan jejak, tetapi polisi tetap
melakukan pengembanganpenyelidikan dari berbagai kasus yang terjadi.
Saat ini kita sedang telusuri dengan data yang kita
kumpulkan, lalu sinkronkan dengan data pelaku pencurian di Palembang,”
tegasnya. Dikatakan Kapolres Tito, alat yang digunakan pelaku sudah masuk
kategori canggih karena saat beraksi, pelaku hanya menekan menggunakan cincin
di bagian kaca, tidak lama kemudian pecah. Sebelumnya diberitakan Buser
Polres Kupang Kota berhasil menangkap satu orang pelaku pencurian uang dalam
mobil dan bagasi motor yang sering meresahkan warga Kota Kupang.
Pelaku yang ditangkap adalah Muhamad Zini, sementara temannya
Sony berhasil melarikan diri. “Saat ini polisi terus memburu Sony yang kabur
saat penangkapan di Beer and Barrel Kupang, Rabu (10/9),” ujar Wakapolres
Kupang Kota Kompole Julian Perdana. (aje)

Tidak ada komentar :
Posting Komentar