Sabtu, 06 September 2014

Mabuk Berujung Pada Perkelahian

NASIB naas menimpa Cornelius Tampane (40), warga Jalan Perintis Kemerdekaan, RT 14/ RW 04, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Dia harus berurusan dengan polisi karena dikeroyok ketiga temannya yaitu Yusuf Tony (22), Fery Ton (24), dan Yulian Tefan (27), usai minum minuman keras (Miras).
Cornelius menderita luka di pelipis kiri, bibir pecah, gigi nyaris rontok, dan hidung retak, karena pukulan keras dari ketiga temannya usai menenggak minuman keras di kompleks rumahnya Jalan Perintis Kemerdekaan RT 14/RW 04, Kelurahan Kelapa Lima, Selasa (2/9) sekitar pukul 12.00 Wita.  Cornelius mendatangi Mapolres Kupang Kota sekitar pukul 09.00 Wita, dalam kondisi babak belur. Dia menceritakan kronologis kejadian yang menyebabkan dirinya mendapat perlakuan tidak manusiawi oleh teman satu kompleksnya. “Saya dipukul oleh tiga teman saya usai kita mabuk laru,” katanya.
Ia menceritakan, sebelumnya dirinya bersama tiga teman lainnya duduk minum laru di depan rumah. Tidak lama kemudian laru yang dibawa satu botol habis. “Mereka kemudianmenyuruh saya pergi beli lagi.
Karena saya tidak tahu tempat jual laru yang mereka maksud, Yulian Tefa datang langsung hantam saya dengan pukulan di bagian dahi saya. Ketika saya jatuh datang dua teman langsung menganiaya saya secara bersama-sama. Saya tidak bisa lawan dan hanya pasrah saja mereka memukul saya.
Apalagi saya sendiri lawan dengan mereka bertiga,” ungkap Cornelius. Ketika mendapat laporan, anggota Bayanmas langsung menjemput para pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka terhadap korban di Mapolres Kupang Kota.
Salah satu pelaku yang berhasil ditangkap anggota Bayanmas, Yusuf Tony, mengaku dirinya memukul korban karena dendam dari kampung. “Saya pukul dia karena dendam waktu masih di kampung dia marah-marah saya,” terangnya.
KSPKT Polres Kupang Kota Aiptu Martehn Balukh mengatakan, kasus penganiayaan akan diproses hukum. “Pelaku kita sudah lakukan visum di RSU Bhayangkara Kupang dan tersangka kita sudah tahan,” ujarnya. (ajhar)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar