ANGGOTA DPD RI
yang membidangi Otonomi Daerah, Eman Babu Eha mengingatkan semua pihak terkait
agar jangan menyembunyikan kepentingan politik tertentu dalam persoalan
terlibat atau tidaknya warga Malaka dalam Pilkada Belu.
Dugaan saya, ada
sesuatu yang ingin disembunyikan di balik penolakan terhadap warga Malaka ikut
dalam Pilkada Belu, katanya.
Dia meminta semua
pihak untuk menyerahkan sepenuhnya penyelenggaraan Pilkada Belu kepada KPU
selaku lembaga resmi yang dibentuk pemerintah untuk menyelenggarakan pilkada.
Dia menyarankan agar apa yang menjadi keputusan KPU ditaati dan dilaksanakan.
Eman menambahkan,
DPD sudah melakukan rapat dan akan mengundang Mendagri dan KPU Pusat untuk
segera bersikap mengenai persoalan Pilkada Belu.
Dia juga
mengatakan bahwa Pemprov NTT jangan hanya menjadi penonton dalam masalah beda
tafsir antara Pemkab Belu dengan KPU Belu mengenai pelaksanaan Pilkada Belu. Saya
minta Pemrov NTT jangan jadi penonton karena sudah tugas Pemprov untuk
laksanakan fungsi koordinasi dengan Pemerintah Pusat supaya persoalan di daerah
jangan berlarut-larut, jelasnya.
Dia menambahkan
bahwa untuk langkah awal pemerintahan di Kabupaten Malaka, Pemprov dan Pemkab
Belu selaku kabupaten induk jangan berpangku tangan. Sebab, kewenangan Penjabat
Bupati Malaka sangat terbatas.
Tugas penjabat
bupati itu hanya empat hal, sebagai penyelenggara pemerintahan, membentuk SKPD,
memfasilitasi pembentukan kelengkapan DPRD dan pilkada untuk memilih bupati
definitif, tegasnya.
Sebelumnya
diberitakan, Sekda NTT Frans Salem meminta Bupati Belu Joachim Lopez dan KPU
Belu agar tidak berpolemik lagi soal terlibat tidaknya warga Malaka dalam
Pilkada Belu. Kedua pihak diminta segera berkonsultasi bersama-sama ke KPU dan
Mendagri untuk memperoleh petunjuk dan jalan keluar terbaik.
Berbeda penafsiran
dengan dasar hukum masing-masing, katanya, adalah sah-sah saja. Namun itu tidak
akan menyelesaikan masalah. Hanya menghabiskan waktu, sementara harus segera
ada kepastian tentang pelaksanaan Pilkada Belu. (aje)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar