Lurah Oesapa Selatan Margaritha Nalenan diadukan ke polisi oleh tetangga sendiri karena melakukan tindakan kekerasan terhadap Marlin Lobo Retta warga Jalan Yupiter III RT 10/RW 04, Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Marlin menderita luka di jari manis akibat digigit, dan kepala
bagian belakang terasa nyeri akibat di banting dan dorong hingga jatuh di
tembok rumah.
Menurut Merlin, saat kejadian dia masih di dalam rumah. Tiba-tiba
Lurah datang ke rumahnya langsung mengeluarkan kata-kata makian.
Mendengar makian itu, saya minta dia menjelaskan persoalan apa
yang menjadi masalah. Katanya, karena persoalan anak saya berkelahi dengan dia
punya anak, ujarnya.
Menurutnya, dia merasa tidak terhormat hanya karena persoalan anak
kecil, Lurah harus mengeluarkan kata-kata kotor seperti itu.
Ketika saya mengatakan itu, Ibu lurah langsung bangun dan menarik
rambut saya, dan dorong saya hingga jatuh. Ketika dilerai oleh tetangga, ibu
lurah langsung mengginggit jari manis saya hingga keluar darah, ujarnya.
Marlin menyatakan, kejadian pada pukul 14:30 Wita, Jumat (7/6),
merupakan kejadian kali ketiga. Sebelumnya Ibu juga melakukan hal yang sama
hanya karena persoalan anak-anak berkelahi.
Bukan hanya Ibu Lurah melakukan tindakan terhadap saya, tetapi
suaminya juga ikut terlibat datang mengancam saya dengan meminta saya untuk
masuk dalam rumah, kalau tidak saya pukul kau, ungkap suaminya Salmun Nalena
kepada saya, tegas Marlin saat mendatangi Redaksi VN, Minggu (9/6).
Marlin menegaskan karena sudah tidak tahan lagi, maka dia
melaporkan kasus ini ke aparat hukum biar diselesaikan dengan seadil-adilnya.
Lurah Oesapa Selatan Margaritha Nalenan membantah soal tuduhan dan
laporan Marlin Lobo Tetta kepada Polisi dan media massa.
Melalui pesan singkat, Margaritha membantah bahwa laporan itu
tidak benar. Laporan itu tidak benar, jangan percaya, itu tidak benar, tegasnya
(aje)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar