Minggu, 30 Juni 2013

Warga Kota belum Sadar Lalulintas

Warga Kota Kupang dinilai belum sepenuhnya sadar berlalulintas di jalan raya. Buktinya, selama kurun waktu Januari sampai Juni 2013, sebanyak 28 orang warga Kota Kupang dinyatakan meninggal dunia, luka berat 16 orang, dan luka ringan 78 orang. Total kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) dalam kurun waktu tersebut sebanyak 120 kasus.
Angka laka Lantas yang belum menunjukan penurunan ini, disebabkan masih rendahnya kesadaran masyarakat mengendarai kendaraan di jalan raya, ujar Kasat Lantas Polres Kupang Kota Edward Jacky T Umbu Kalendi kepada VN Rabu (5/6).
Dia mengatakan, selama enam bulan terakhir laka lantas di Kota Kupang belum ada perubahan. Angka laka lantas dari tahun 2012 pada enam bulan pertama tidak bedah jauh dengan angka enam bulan awal tahun 2013. Dari Januari sampai Juni 2013 masih menunjukan angka di atas lima puluh laka lantas. Sampai bulan Juni 2013 angka laka lantas di wilayah Polres Kupang Kota berkisar 81 kasus laka lantas. Penyebab laka lantas sebagaian besar pengguna kendaraan lalai saat berkendaraan, penerangan jalan kurang, tidak menggunakan helm, kondisi kendaraan tidak layak pakai dan penyebab dari menggunakan handphone saat berkendaraan.
Polres Kupang Kota telah berupaya untuk mengurangi angka kecelakaan. Tetapi kesadaran masyarakat dan pemerintah untuk menata kota ini belum diperhatikan secara serius,ujarnya.
Salah satu warga Jalan Bajawa, Taufik Arman mengatakan, kesadaran masyarakat Kota Kupang masih kurang memahami pentingnya berlalulintas. Masyarakat pengguna kendaraan bermotor belum mematuhi betul cara berlalulintas, menggunakan helm standar, dan rambu-rambu belum ditertibkan,katanya. (aje)

 

Tidak ada komentar :

Posting Komentar