MESKI sebagai
partai Muslim, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengusung 25 persen caleg nonmuslim untuk
bertarung merebut kursi DPRD NTT dalam Pemilu Legislatif 2014 mendatang.
Ada banyak tokoh masyarakat
NTT yang berminat maju menjadi calon anggota legislatif baik di DPRD
kabupaten/kota, provinsi maupun DPR RI. Bahkan jumlah yang mendaftar mencapai
di atas 50 persen dari jumlah yang kita tentukan. Karena keterbatasan kuota,
maka akhirnya PKS hanya mampu menampung sekitar 25 persen tokoh nonmuslim untuk
menjadi caleg PKS, kata Suharjito, Ketua DPW PKS NTT kepada VN, Selasa (23/4).
Dia mengatakan
diakomodirinya caleg nonkader, bahkan dari kalangan nonmuslim itu karena adanya
tuntutan atau aspirasi masyarakat.
Kami harus
menerima. Apalagi ada sebagian dari mereka datang dengan dukungan yang cukup
besar. Belum lagi mereka juga termasuk tokoh masyarakat yang pasti elektabilitasnya
tidak diragukan lagi, katanya.
Dia menegaskan
bahwa dengan masuknya calon nonmuslim ke PKS dengan sendirinya sudah
mencerminkan partai ini sudah mulai terbuka dan tidak hanya mengutamakan
kadernya sendiri dari kalangan Muslim.
Menurutnya,
kendati dari nonmuslim, ada beberapa aturan partai yang harus diikuti dan itu
sudah disanggupi pada saat datang melamar ke PKS.
Kalau caleg DPRD
NTT, dari kuota kursi 65, kami hanya mengajukan 64 caleg saja. Kuota untuk
perempuan pun PKS melebihi target, yakni sekitar 36 persen, selebihnya adalah
caleg laki-laki, jelasnya.
Dia menjelaskan,
selain caleg DPRD NTT, caleg nonmuslim juga diajukan PKS untuk bertarung
merebut kursi DPRD di beberapa kabupaten, yakni di Kabupaten Kupang, Timor
Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Sumba Barat, Sumba
Tengah, dan Kabupaten Sumba Barat Daya.
Terkait target
yang akan dicapai PKS, dia mengatakan, dilihat dari kualitas dan figur caleg
yang diajukan PKS, pihaknya optimistis bisa meraih enam sampai tujuh kursi DPRD
NTT. Sementara untuk DPRD kabupaten/kota, PKS menargetkan minimal dua kursi di
tiap daerah. (aje/D-1)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar