GERAKAN Pemuda Ansor (GP Ansor) Wilayah NTT dan Barisan Serbaguna (Banser) dan beberapa pemuda Muslim yang tergabung dalam Pemuda Lintas Agama (Kompak), turut meramaikan Pawai Paskah 2013 yang digelar Pemuda GMIT, Senin (1/4).
Sedikitnya 50 ribu warga gereja Kota Kupang dan sekitarnya
meramaikan even yang sudah 17 tahun digelar tersebut.
Ketua Badan Pengurus (BP) Pemuda GMIT Winston Rondo mengucap kan
terima kasih kepada Gerakan Pemuda Ansor Wilayah NTT, Banser NTT, dan pemuda
Islam yang ikut terlibat.
Menurut Winston Rondo, pawai yang digelar umat Kristiani dalam
rangka merayakan Pesta Paskah ini diikuti 130 peserta lintas agama dan
denominasi yang dihadiri ribuan umat di Daratan Timor.
Pawai ini mengisahkan tentang kisah kelahiran Yesus hingga
disalibkan dan wafat, yang ditandai dengan atraksi budaya dari masing-masing
etnis.
Selain Semanta Santa di Larantuka, Flores Timur, Pawai Paskah ini
untuk mempersatukan pluralisme dan kerukunan antaragama di daerah ini. NTT
harus menjadi contoh pluralisme di Indonesia,รข?? katanya.
Ketua Wilayah GP Ansor NTT Abdul Muis mengatakan GP Ansor NTT
menerjunkan sedikitnya 50 anggotanya untuk menyemarakkan Pawai Paskah ini. Kami
juga siagakan anggota Banser untuk amankan Pawai Paskah ini,katanya.
Kehadiran GP Ansor, kata dia, merupakan bentuk kebersamaan untuk
menjalin kerukunan antarumat beragama di NTT yang sudah terjalin selama ini.
Inilah bentuk pluralisme di daerah ini dan mari kita jadikan NTT
sebagai lokomotif di negara ini, ujar Muis.
Disaksikan VN, peserta melintasi Jalan Soeharto, Sudirman,
Mohammad Hatta, Urip Sumoharjo, Ahmad Yani, dan berakhir di Gereja Talitakumi,
Kelurahan Pasir Panjang di Jalan Timor Raya.
Sepanjang perjalanan pada rute-rute yang dilalui, umat terus
menyanyikan lagu-lagu gerejawi diiringi musik
Tidak ada komentar :
Posting Komentar