GUBERUR NTT Frans Lebu Raya sudah
mengusulkan satu nama calon ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk ditetapkan
menjadi Penjabat Bupati Malaka. Pelantikan Penjabat Bupati Malaka dijadwalkan
berlangsung 18 April, bersamaan dengan pengresmian Kabupaten Malaka.
Sumber VN di Setda NTT menyebutkan,
calon tunggal yang diusulkan untuk memimpin Kabupaten Malaka itu diantar oleh
Karo Tata Pemerintahan Setda NTT Wilem Foni. â??Pak Karo masih ada di Jakarta
bawa nama itu ke Mendagri untuk ditetapkan,â?? kata sumber, Kamis (11/4).
Ditanya siapa calon tunggal yang
diantar ke Jakarta itu, sumber menolak menyebutkannya. Yang jelas calon itu putra
terbaik NTT, katanya.
Karena pelantikan dijadwalkan 18
April, maka paling lambat pekan depan, Mendagri sudah menerbitkan SK untuk
Penjabat Bupati Malaka.
Dari Belu dilaporkan, pemerintah
kabupaten induk itu sedang melakukan berbagai persiapan untuk pengresmian
Kabupaten Malaka dan pelantikan Penjabat Bupati Malaka.
Bupati Belu Joachim Lopez mengatakan,
pihaknya mempersiapkan tenaga sumber daya manusia (SDM) aparatur pemerintah
untuk ditempatkan di Kabupaten Malaka, termasuk persiapan sarana dan prasarana
untuk mendukung aktivitas pemerintahan di kabupaten baru itu.
Gedung Rumah Sakit Penyanggah
Perbatasan (RSPP) Betun dipersiapkan menjadi kantor sementara Penjabat Bupati
Malaka sambil menunggu proses pembangunan kantor bupati yang permanen.
Bupati Lopez mengatakan, pengresmian
daerah otonom baru (DOB) Malaka dan pelantikan penjabat bupatinya akan
dilaksanakan 18 April mendatang di kantor Kementerian Dalam Negeri.
Mengenai Penjabat Bupati Malaka yang
akan dilantik, Lopez menjelaskan, penjabat bupati diusulkan oleh Pemerintah
Provinsi (Pemprov) NTT, jadi Pemprov yang berwenang mengumumkan nama penjabat
itu.
Saya tidak mau langkahi apa yang
jadi kewenangan Pemprov NTT. Saya juga tidak tahu Penjabat Bupati Malaka itu
siapa karena Pemprov yang usulkan ke Mendagri. Jadi, kita tunggu saja,atambahnya. (aje)

Tidak ada komentar :
Posting Komentar