WAKIL Menteri Agama Republik
Indonesia Nasaruddin Umar mengatakan, suasana kerukunan dan toleransi antarumat
beragama di Provinsi NTT patut menjadi contoh bagi masyarakat di daerah lain di
Indonesia.
Nasaruddin Umar mengatakan itu pada
Training of Trainers (TOT) di aula Asrama Haji, Kupang, Rabu (10/4). TOT
diikuti para daâ, penyuluh agama Islam, dan semua pejabat KUA se daratan
Timor. Kegiatan ini bertema.Mengusung Moderasi (Wasathiyah) dan Toleransi
Islam untuk Indonesia Damaiâ.
Dia meminta seluruh peserta TOT
senantiasa membangun kerja sama yang baik dengan agama lain guna mempertahankan
dan meningkatkan kerukunan dan toleransi antarumat beragama di NTT. â??Kita
memperkenalkan Agama Islam sebagai agama yang rahmatan lilalaminâ (rahmat
bagi sekalian alam),pesannya.
Dia juga berpesan kepada jajaran
pimpinan pada Kantor Wilayah Kementerian Agama NTT supaya tetap memegang teguh
motoa Ikhas Beramalâ.Kalau kita bekerja dengan beramal insya Allah
akan lebih nyaman, dan semua akan terselesaikan dengan baik, katanya.
Selain memelihara kerukunan, ia juga
berpesan kepada semua peserta untuk memelihara kedisiplinan. Sebab kalau
kita pelihara kedisiplinan, maka semua aktivitas kita berjalan lancar, dan
diringankan oleh Allah, katanya.
Terpisah, Sekretaris Panitia TOT
Usman Saka mengatakan, TOT sudah menjadi agenda rutin tahunan. Kegiatan ini
sudah berlangsung dua kali, sejak 2012. Pelaksanaan TOT bekerja sama dengan
Pusat Studi Al-quran Jakarta, PT Bannk Mandiri, Kantor Kementerian Agama
Provinsi NTT, Yayasan Peduli Kaum Duafa, dan Dammar Institute NTT. (aje)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar