Minggu, 14 April 2013

Pejabat Sibuk Setor Muka


PUTARAN kedua Pilgub NTT yang memperhadapkan Gubernur Frans Lebu Raya dengan Wagub Esthon Foenay, membawa kesibukan tersendiri bagi para pejabat di lingkungan Pemprov NTT. Para pejabat eselon mulai sibuk "setor muka" kepada dua petinggi Pemprov tersebut.

Sumber VN di kantor Gubernur NTT, Selasa (2/4) mengisahkan, sekarang ini para eselon II, III, dan IV makin giat bersilaturahmi ke ruangan Gubernur dan Wagub. "Sejak hari pertama Gubernur masuk ke ruang kerjanya usai pilgub putaran pertama, para pejabat berbondong-bondong ke ruang ruang kerjanya. Demikian pula di ruang Pak Wagub. Sebelum ditetapkan pilkada dua putaran hampir tidak ada pejabat yang mampir di ruangan Wagub. Kemarin setelah penetapan, mereka mulai lalu lalang dan keluar masuk di ruang Pak Wagub," ungkapnya.
Tak pelak situasi ini memunculkan aksi saling ejek di kalangan pejabat yang sejak awal punya pilihan politik berbeda. "Sering kami dengar komentar yang menuding pejabat tertentu sebagai penjilat dan pengkhianat yang takut kehilangan jabatan sehingga tak malu-malu setor muka ke mana-mana," tambah sumber.
Pengamat kebijakan publik Undana Laurensius Sayrani dan Lasarus Jehamat mengkritik hal ini. Menurut Jehamat, hal tersebut menunjukkan kegalauan para PNS yang akan berpengaruh ke dalam pelayanan publik.
"Kalau memang terjadi seperti itu, birokrasi kita sangat sulit menjadi birokrasi yang melayani," ujarnya.
Sayrani menegaskan bahwa politisasi birokrasi akan selalu berdampak negatif bagi birokrasi. "Kalangan birokrat haruslah netral dan profesional, tidak terfragmentasi oleh interest politik," tutupnya. 

Tidak ada komentar :

Posting Komentar