PENJABAT Bupati
Malaka Herman Nai Ulu menggatakan, pada 5 Mei nanti, Kabupaten Malaka resmi berpisah
dari kabupaten induk, Kabupaten Belu. Pada hari itu dilakukan peresmian
Kabupaten Malaka, sekaligus penyerahan dari kabupaten induk.
Hasil konsultasi
dengan Gubernur NTT hari ini (kemarin), telah ditetapkan tanggal peresmian
Kabupaten Malaka yaitu 5 Mei, katanya menjawab VN, Kamis (25/4).
Untuk persiapan
acara peresmian tersebut, Herman mengatakan akan berkoordinasi dengan Pemkab Belu
selaku kabupaten induk. Saya akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten
induk dan masyarakat Kabupaten Malaka untuk membentuk panitia guna menyiapkan
acara peresmian sekaligus penyerahan dari kabupaten induk, katanya.
Tanggal
peresmian itu, katanya, sudah ditetapkan oleh Gubernur NTT dan sudah
dikoordinasikan dengan Bupati Belu Joachim Lopez, dan para tokoh agama di sana,
terlebih Bapak Uskup. Sebab, acara penyerahan kabupaten baru dari kabupaten
induk harus dihadiri tiga tokoh ini, yakni Bapak Gubernur, Bupati Belu dan
Uskup,jelasnya.
Saat ditemui,
Herman baru selesai bertemu dengan Gubernur NTT Frans Lebu Raya. Setelah
tanggal peresmiannya diputuskan oleh gubernur, saya langsung koordinasikan
dengan Pemkab Belu, dan panitia untuk menyiapkan acara tersebut, katanya.
Sebelum ada
penyerahan dari kabupaten induk, Herman mengaku belum bisa melakukan persiapan,
baik persiapan sistem birokrasi maupun persiapan lainnya. Meski kewenangan
sudah diberikan secara hukum kepada saya, tapi saya tidak bisa sepihak tanpa
koordinasi dengan Gubernur, Sekda NTT, maupun Bupati Belu,kata Herman yang menjabat
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Provinsi NTT ini.
Terpisah Kepala
Biro Tatapem Setda NTT Wilem Foni membenarkan bahwa waktu peresmian Kabupaten
Malaka sudah ditetapkan oleh Gubernur NTT. (aje)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar