INILAH akibatnya memadu kasih di tempat sunyi dan
gelap. Mahasiswi semester empat FKIP Biologi Universitas Nusa Cendana Kupang
Meliana Taek (21), Selasa (19/3), sekitar pukul 21.00 Wita ditebas dengan
parang oleh orang tak dikenal di samping Fakultas Filsafat Agama Unwira Kupang,
Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Sementara pacar
korban kabur meninggalkan kekasihnya, yang sedang berlumuran darah. Saat ini
pacar korban sedang diburu polisi.
Pantauan VN di RSB Kupang, korban menderita luka
menganga pada kedua betisnya sehingga harus menerima puluhan jahitan. Kondisi
korban pun kritis sehingga belum bisa dimintai keterangan. Menurut perawat
korban harus dirujuk ke RSUD Prof Dr WZ Johannes Kupang karena otot betis
kirinya terputus.
Informasi yang dihimpun VN menyebutkan kasus tersebut
bermula dari Meliana dan sang pacar keluar dari kos Meliana di dekat lampu
merah Oesapa, RT 33 RW 11 Kelurahan Oesapa menuju ke TKP. Setibanya di TKP
rantai motor yang dikendarai bersama sang kekasih putus sehingga sang pacar
memarkirkan motor untuk memperbaikinya sambil memadu kasih. Saat memadu kasih
di tempat gelap dan sunyi tersebut datanglah dua orang tak dikenal membawa
parang dan langsung menebas korban.
Informasi lain menyatakan, pacarnya Meliana membawa
parang dan menebas sang pacar tetapi sang pacar dengan lincah menghindari
tebasan tersebut sehingga mengenai Meliana. Pelaku pun melarikan diri sehingga
kekasih gelap Meliana berusaha mengejarnya dengan menggunakan sepeda motor.
Keluar dari
Hutan
Salah satu saksi, Charles kepada VN mengatakan,
dirinya datang ke TKP dan mendapati Meliana sudah terbaring dengan luka
menganga pada kedua betisnya. Dia menjelaskan posisi korban dengan jalan raya
sekitar tujuh puluan meter di dekat kebun SVD. Dia juga melihat tetesan darah
keluar dari hutan yang berdampingan dengan kampus Filsafat. Dia juga
mengatakan, ada seorang tukang ojek yang memberitahu kepada polisi di bundaran
penghijauan sehingga polisi datang dan melakukan olah TKP, kemudian
mengevakuasi Meliana ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Ibu kos Meliana Lodia Kodei (48) mengatakan dirinya
mendapat informasi dari teman kos Meliana yang mendapat telepon dari Meliana,
bahwa dirinya ditebas orang. â??Dia sudah dua tahun tinggal di kos saya di
dekat lampu merah Oesapa. Biasanya dia keluar selalu SMS tetapi aneh malam ini
(tadi malam) dia keluar tidak SMS,â?? ujarnya.
Kapolsek Kupang Tengah Iptu Muhammad Fakhruddin di RSB
Kupang mengatakan korban ditemukan warga. â??Kita masih melakukan penyelidikan.
Teman laki-lakinya masih kita kejar karena melarikan diri. Akan tetapi kita
sudah kantongi identitasnya dan kita ketahui korban dan teman dekatnya punya
hubungan dekat. Sementara keterangan dari saksi sudah kita amankan,â?? ujarnya.
Dia menambahkan, modus pelaku melakukan aksinya belum diketahui. Tetapi dapat
diduga sudah ada orang yang menunggu di TKP sehingga menebas korban dengan
parang. (Cal)
