Senin, 04 Maret 2013

Akbar Minta Cipayung Doakan Anas


Mantan Ketua Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) dan sebagai pendiri Kelmpok Cipayung, Akbar Tanjung meminta seluruh warga dan aktivis yang bergabung dalam Kelompok Cipayung, baik di daerah maupuun di pusat, untuk mendoakan mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang kini terjerat kasus korupsi megaproyek pembangunan wisma atlet Hambalang.
Akbar mengatakan itu dalam Seminar Nasional yang digelar PMKRI di Aula El Tari, Kupang, Selasa (26/2).
Sebagai sesama aktivis kelompok Cipayung, mari kita doakan Saudara Anas agar bisa lolos dalam menghadapi persoalan hukum, ujarnya.
Akbar menyatakan menyesalkan pernyataan Anas Urbaningrum bahwa ia tidak ingin lahir sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat. Kita tentunya tidak sudi mendengar pernyataan Anas seperti itu, kita doakan sehingga dia bisa lolos dari jeratan hukum, katanya.
Akbar tampil sebagai pembicara bersama sejumlah tokoh NTT di antaranya Viktor Bungtilu Laiskodat, Johny Plate, dan Romo Kristo Tara OMF. Akbar berbicara tentang Mewujudkan Bangsa yang Berdaulat dan Bermartabat melalui Penguatan Sumber Daya Manusia yang Berbasis dan Kontributif. Ia menegaskan bahwa mewujudkan bangsa yang berdaulat dan bermartabat menjadi tanggung jawab kaum muda bersama seluruh komponen masyarakat. Untuk sampai ke sana kita perlu tingkatkan SDM yang kita miliki, katanya.
Tetap Solid
Pasca mundurnya Anas dari Ketua Umum DPP Demokrat, DPD Demokrat NTT tetap menjaga soliditas, terutama dalam menghadapi sejumlah agenda politik nasional seperti Pemilu Legislatif 2014.
Demokrat belum kiamat dan akan tetap solid dalam menyongsong sejumlah agenda politik nasional seperti Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014, kata Sekretaris DPD Partai Demokrat NTT Jonathan Kana, kemarin.
Menurut dia, terlalu dini jika ada kader partai yang mundur saat ini, di tengah gonjang-ganjing partai tersebut. Kalau pun ada yang mau mundur mereka harus berpikir lebih objektif, apalagi kondisi ini akan normal kembali karena kendali partai untuk sementara ada di tangan Majelis Tinggi, katanya.
DPD Demokrat NTT telah menurunkan tim ke kabupaten/kota untuk melakukan konsoslidasi dengan pengurus tingkat cabang dan kader partai, guna memberikan penguatan dalam menghadapi situasi di internal Demokrat saat ini. (aje)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar