Senin, 18 Maret 2013

Nakertrans NTT Bekukan Pelayanan 11 PPTKIS



KASUS pemulangan puluhan TKI ilegal asal NTT dari Malaysia, beberapa waktu lalu, disikapi serius. Pemprov melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) NTT setelah menerima surat dari Dirjen Penempatan TKI Kemenakertrans, dan surat dari DPD RI, akhirnya membelukan pelayanan 11 kantor cabang PPTKIS (Perusahaan Pengerah Tenaga Kerja Indonesia Swasta) di NTT.
Asisten I Setda Propinsi NTT Johana E Lisapaly yang juga Pelaksana Tugas Kadis Nakertrans NTT, yang dikonfirmasi di kantornya, pekan lalu, membenarkan hal itu. Dia hanya mengatakan, bahwa penundaan pelayanan untuk 11 PPTKIS itu terkait banyaknya masalah pengiriman TKI asal NTT ke luar negeri.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT sementara melakukan evaluasi besar-besaran terhadap persoalan TKI yang direkrut tidak melalui prosedur oleh PPTKIS yang ada, katanya.
Data yang diperoleh VN, 11 PTKIS yang dibekukan operasinya di NTT itu adalah PT. Aula Graha, PT Ansfrida Family, PT Awwan Bina Insani, PT Prayogo Prajogo, PT Sinergi Bina Karya, PT Interindo Mitra Sukses, PT Sinar Insani Barokah, PT Rosasena Primajaya, PT Karya Semesta Perkasa, PT Mangun Jaya Perkasa, dan PT Nur Aini Indah Perkasa.
Nakertrans NTT, setelah menerima surat dari Dirjen Penempatan TKI Kemenakertrans, dan surat dari DPD RI, Dinas Nakertrans NTT sudah menyurati pihak Imigrasi Kupang untuk tidak melayani 11 PPTKIS tersebut jika mereka mengurus paspor atau surat-surat apa pun berkaitan dengan pengiriman TKI.
Menurut Johana, jumlah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman tenaga kerja sejak 2012 sebanyak 46 PPTKIS yang memiliki izin dari Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT. Sedangkan tahun ini pemerintah melalui kantor yang sama mengeluarkan izin kepada lima PPTKIS lagi.
Dengan banyaknya persoalan pengiriman TKI di NTT, katanya, Pemprov NTT sudah menegaskan kepada badan perizinan agar tidak menerbitkan izin baru untuk PPTKIS, maupun memperpanjang izin PPTKIS yang bermasalah. (aje)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar