BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTT sudah
memberikan laporan rinci ke Bawaslu Pusat mengenai sikap Pemerintah Kabupaten
Sumba Barat (Sumbar) yang secara tegas menyatakan tidak mendukung pelaksanaan
tugas-tugas Panwaslu di kabupaten itu. Pemerintah setempat menolak memberikan
tenaga PNS untuk bekerja di sekretariat Panwaslu dan tidak bersedia memberikan
kendaraan dinas untuk operasional Panwaslu Sumbar.
Sekarang ini Bawaslu NTT tinggal menunggu keputusan
dari Bawaslu Pusat terkait sikap Bupati Sumba Barat yang tidak mau membantu
Panwaslu. Semua berkas kami sudah kirim ke pusat, kata Ketua Bawaslu NTT Nelce
Ringu kepada VN di ruang kerjanya, Rabu (20/2).
Menurut Nelce, Bawaslu NTT sudah menempuh berbagai
langkah untuk mengatasi persoalan tersebut. Di antaranya melalui komunikasi
dengan pimpinan DPRD Kabupaten Sumba Barat dan Kepala Kesbangpol dan Linmas
Sumba Barat, tetapi tetap saja, pemerintah di sana tidak mau akui Panwaslu, katanya.
Selain itu, Bawaslu NTT sudah bertemu Gubernur NTT
meminta Gubernur Frans Lebu Raya agar meminta Bupati Sumbar Jubilate Pieter
Pandango mendukung Panwaslu. Tetapi jawaban Gubernur bahwa saya harus bertemu
dengan bupati untuk menyelesaikan. Saya merasa tidak perlu saya harus ketemu
bupati. Sebab saya sebagai Ketua Bawaslu melaksanakan pengawasan mendapat
mandat dari pusat. Jadi saya merasa kalau memang tidak ada penyelesaian, maka
keputusan berikut yang saya tunggu adalah instrusi dari Bawaslu Pusat. Tidak
perlu saya harus bertemu bupati, saya jalani ini sesuai aturan. Kalau Bupati
Sumba Barat masih menolak, maka Bawaslu Pusat akan menanggapi sebelum kita
menempuh jalur lain, tegasnya.
Terpisah, Gubernur Frans Lebu Raya mengatakan,
pihaknya sudah menyampaikan kepada Ketua Bawaslu NTT Nelce Ringu dan Bupati
Pandango agar menyelesaikan persoalan tersebut. Ketua Bawaslu saya sudah
panggil dan saya minta untuk secepatnya diselesaikan. Itu solusinya. Baik
Bawaslu maupun bupati harus bisa selesaikan sehingga pilgub di sana bisa
berjalan dengan baik, katanya.
Anggota Komisi A DPRD NTT Anwar Pua Geno mengatakan,
hasil Pilgub NTT di Sumba Barat bakal menuai masalah dan bisa dianggap tidak
sah karena tidak ada pengawasan. (aje)

Tidak ada komentar :
Posting Komentar