Senin, 04 Maret 2013

Koalisi Kebhinekaan Dukung Cristal


KOALISI Kebhinekaan yang merupakan gabungan belasan parpol gurem di NTT menyatakan sikap mendukung Paket Cristal (Christian Rotok-Abraham Paul Liyanto). Sebelumnya, koalisi ini mengusung Paket BBM (Benediktus Bosu-Melkianus Adoe) namun tidak lolos.
Keputusan Koalisi Kebhinekaan mendukung Paket Cristal ini dikatakan Ketua Koalisi Kebhinekaan Anton Haba kepada VN, Senin (25/2). Ia mengatakan, koalisi memutuskan mendukung Cristal karena Cagub Christian Rotok adalah figur yang bersih. Selama meniti karir di birokrasi sampai menjadi Bupati Manggarai selama dua periode, Rotok tidak pernah cacat secara hukum.
Pilihan kita akhirnya jatuh ke Cristal bukan karena apa-apa, tetapi melalui pertimbangan bahwa baik figur Christian Rotok maupun Abraham Paul Liyanto, keduanya masih bersih. Rotok selama di dunia birokrasi tidak pernah tersangkut masalah korupsi. Begitu juga Paul Liyanto selama meniti karir di dunia swasta, kata Anton Haba.
Menurut Anton, sosok Christian Rotok adalah tipe pemimpin yang tidak rakus jabatan, dan selalu memperhatikan masyarakat. Karena itu, baik dalam koalisi maupun secara pribadi saya dukung Cristal, tegasnya.
Dia menegaskan, Provinsi NTT membutuhkan pemimpin yang tegas dan serius mengurus kepentingan masyarakat, bukan kepentingan golongan dan kelompoknya.
Terpisah Ketua Tim Sukses Paket Cristal Yani R Mboeik membenarkan bahwa dukungan dari Koalisi Kebhinekaan maupun dukungan lainnya diberikan kepada Cristal karena menilai pasangan ini masih bersih. Baik Rotok maupun Paul Liyanto tidak pernah terjerat masalah hukum, khususnya korupsi.
Diusung Rakyat
Prinsip kita ketika ada dukungan seperti ini adalah kekuatan tambahan untuk bersama-sama rakyat memenangkan Paket Cristal. Sebab Paket Cristal ini diusung oleh rakyat, bukan oleh partai politik, katanya.
Ia mengatakan, dukungan masyarakat biasa kepada Cristal sangat besar. Memang, mereka (Koalisi Kebhinekaan, Red) sangat senang dengan Paket Cristal sehingga mereka berikan dukungan untuk Cristal. Dukungan seperti ini ditambah dukungan riil masyarakat menunjukkan bahwa pemimpin seperti ini diakui oleh masyarakat, katanya.
Menurut Yani, Koalisi Kebhinekaan menilai Paket Cristal bersih dalam hal pengelolaan dan penataan birokrasi, dan tidak KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme). Selain itu, Rotok dan Paul Liyanto sudah berbuat untuk masyarakat. Jadi, bukan hanya janji tetapi bukti yang diberikan kepada masyarakat.
Kami akan terus melakukan komunikasi melalui telepon dengan parpol-parpol yang tergabung dalam Koalisi Kebhinekaan untuk bersama-sama mendukung Cristal. Parpol yang sudah nyatakan dukungan antara lain PDP, dan PPPI. Beberapa parpol lainnya kita masih lakukan komunikasi, katanya.
Visi Cristal Mewujudkan NTT yang UTUH (Urgen, Tangguh, Unggul dan Harmonis) sangat tepat untuk menyatukan kembali NTT yang terkotak-kotak dan terpecah belah oleh kepentingan primordialisme sempit seperti suku, agama dan ras. (aje)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar