KOALISI Kebhinekaan yang merupakan gabungan belasan
parpol gurem di NTT menyatakan sikap mendukung Paket Cristal (Christian
Rotok-Abraham Paul Liyanto). Sebelumnya, koalisi ini mengusung Paket BBM (Benediktus
Bosu-Melkianus Adoe) namun tidak lolos.
Keputusan Koalisi Kebhinekaan mendukung Paket Cristal
ini dikatakan Ketua Koalisi Kebhinekaan Anton Haba kepada VN, Senin (25/2). Ia
mengatakan, koalisi memutuskan mendukung Cristal karena Cagub Christian Rotok
adalah figur yang bersih. Selama meniti karir di birokrasi sampai menjadi
Bupati Manggarai selama dua periode, Rotok tidak pernah cacat secara hukum.
Pilihan kita akhirnya jatuh ke Cristal bukan karena
apa-apa, tetapi melalui pertimbangan bahwa baik figur Christian Rotok maupun
Abraham Paul Liyanto, keduanya masih bersih. Rotok selama di dunia birokrasi
tidak pernah tersangkut masalah korupsi. Begitu juga Paul Liyanto selama meniti
karir di dunia swasta, kata Anton Haba.
Menurut Anton, sosok Christian Rotok adalah tipe
pemimpin yang tidak rakus jabatan, dan selalu memperhatikan masyarakat. Karena
itu, baik dalam koalisi maupun secara pribadi saya dukung Cristal, tegasnya.
Dia menegaskan, Provinsi NTT membutuhkan pemimpin yang
tegas dan serius mengurus kepentingan masyarakat, bukan kepentingan golongan
dan kelompoknya.
Terpisah Ketua Tim Sukses Paket Cristal Yani R Mboeik
membenarkan bahwa dukungan dari Koalisi Kebhinekaan maupun dukungan lainnya
diberikan kepada Cristal karena menilai pasangan ini masih bersih. Baik Rotok
maupun Paul Liyanto tidak pernah terjerat masalah hukum, khususnya korupsi.
Diusung Rakyat
Prinsip kita ketika ada dukungan seperti ini adalah
kekuatan tambahan untuk bersama-sama rakyat memenangkan Paket Cristal. Sebab Paket
Cristal ini diusung oleh rakyat, bukan oleh partai politik, katanya.
Ia mengatakan, dukungan masyarakat biasa kepada
Cristal sangat besar. Memang, mereka (Koalisi Kebhinekaan, Red) sangat senang
dengan Paket Cristal sehingga mereka berikan dukungan untuk Cristal. Dukungan
seperti ini ditambah dukungan riil masyarakat menunjukkan bahwa pemimpin
seperti ini diakui oleh masyarakat, katanya.
Menurut Yani, Koalisi Kebhinekaan menilai Paket
Cristal bersih dalam hal pengelolaan dan penataan birokrasi, dan tidak KKN
(korupsi, kolusi, dan nepotisme). Selain itu, Rotok dan Paul Liyanto sudah
berbuat untuk masyarakat. Jadi, bukan hanya janji tetapi bukti yang diberikan
kepada masyarakat.
Kami akan terus melakukan komunikasi melalui telepon
dengan parpol-parpol yang tergabung dalam Koalisi Kebhinekaan untuk
bersama-sama mendukung Cristal. Parpol yang sudah nyatakan dukungan antara lain
PDP, dan PPPI. Beberapa parpol lainnya kita masih lakukan komunikasi, katanya.
Visi Cristal Mewujudkan NTT yang UTUH (Urgen, Tangguh,
Unggul dan Harmonis) sangat tepat untuk menyatukan
kembali NTT yang terkotak-kotak dan terpecah belah oleh kepentingan
primordialisme sempit seperti suku, agama dan ras. (aje)

Tidak ada komentar :
Posting Komentar