Jumat, 01 Maret 2013

TTS Titip Aspirasi Pemekaran Pada Tunas

SEBANYAK 82 amaf di Amanuban, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menitip aspirasi pada paket Tunas (Ibrahim Agustinus Medah-Emanuel Melkiades Laka Leba) tentang pemekaran wilayah TTS yang terdiri dari Molo, Amanatun, dan Amanuban. Aspirasi ini disampaikan Raja Luis Nope yang dibacakan Sherly Asbanu dalam acara penerimaan dan dukungan Raja Luis Nope dan para amaf di Amanuban kepada Paket Tunas, Rabu (27/2), di Sonaf Niki-Niki. Demikian press release Humas Paket Tunas Laurens Leba Tukan yang disampaikan ke Redaksi VN. Persoalan mendasar masyarakat TTS adalah jalan, air, dan listrik yang selama ini belum dirasakan semua masyarakat. Ini karena wilayah TTS terlalu luas sehingga kami harapkan jika setelah kami mendukung Ibrahim Medah menjadi gubernur, maka tolong perjuangkan pemekaran wilayah Molo, Amanuban, dan Amanatun menjadi kabupaten agar kebutuhan dasar kami bisa dilayani, ujar Asbanu. Dikatakan, Medah dinilai mampu dalam urusan pemekaran wilayah. Buktinya, selama menjadi Bupati Kupang dua periode, Medah bisa memekarkan Kabupaten Rote Ndao dan Sabu Raijua. Acara pernyataan dukungan Kerajaan Amanuban dan para amaf untuk Tunas itu dihadiri Cagub Ibrahim Medah, Inche Sayuna, Daniel Pobas, Corry Medah, dan mantan Bupati TTS Daniel Banunaek. Dari Istana Raja Amanuban, Medah dan rombongan menemui ratusan warga di Desa Fatumanu-Oinlasi, dan Desa Kotolin, Kecamatan Kotolin, Kabupaten TTS. Meski sudah larut malam, ratusan warga di dua desa itu tetap setia menanti kedatangan Medah. Di Fatumanu, Pdt Donisidus Kafomai dan Yeremias Nomleni yang didaulat mewakili masyarakat setempat, juga menyampaikan aspirasi pemekaran wilayah. Supaya pembangunan lebih cepat maka kami harapkan Pak Medah setelah kami dukung menjadi Gubernur NTT segera mekarkan TTS, ujar Yeremias Nomleni. Permintaan dan harapan untuk memekarkan wilayah TTS juga disampaikan Pdt Debriana Boimau dan Kepala Desa Kotolin Agustinus Nome ketika Medah menjumpai warga desa itu.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar